Mojokerto.web.id - Pengaspalan Jembatan Bangsal yang dimulai Sabtu (18/8) pagi, dihentikan jajaran Polres Mojokerto. Sebab, akibat pengaspalan itu lalu lintas di kawasan itu mengalami kemacetan luar biasa.
Dari hasil pantauan Radar Mojokerto, kemacetan terjadi dari kedua arah. Dari arah timur menuju Kota Mojokerto, kemacetan hingga mencapai Pasar Sawahan atau sekitar 3 kilometer dari jembatan.
Sedangkan, dari arah Mojokerto Kota menuju Mojosari, ekor kepadatan hingga SPBU Bangsal atau sekitar dua kilometer arah barat jembatan.
Kasat lantas Polres Mojokerto AKP Lamudji membenarkan penghentian pengerjaan proyek senilai Rp 6,2 miliar itu. Ia menilai, akibat pengaspalan jembatan itu, banyak sekali keluhan masyarakat. ''Awalnya saya kira biasa saja. Tapi setelah saya mendapat banyak laporan, kok ada kemacetan panjang,'' ungkap Lamudji.
Mendengar ada kemacetan di wilayah hukumnya, ia melakukan penutupan jembatan utama hingga separuh badan jalan. ''Ini kan nggak bener,'' katanya singkat.
Ia menilai, kemacetan yang panjang itu dikarenakan pihak pelaksana proyek yang merasa mempunyai hak menutup dan membuka jembatan. Padahal, seharusnya, pelaksana berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Kemacetan yang panjang itu, baru bisa mencair dua jam setelah pengerjaan proyek ditutup atau sekitar pukul 10.00 pagi.
Mariaji, staf PT Rudy Jaya, pelaksana proyek menjelaskan, dirinya tidak berkoordinasi dengan Satlantas Polres Mojokerto saat menutup separuh badan jalan. Namun, ia menampik tudingan sama sekali tak berkomunikasi dengan aparat kepolisian. ''Saya sudah komunikasi dengan Pak Heri (AKP Heri Siswanto, Kapolsek Bangsal). Karena ini wilayahnya mereka,'' katanya singkat.
Semula, jadwal pengaspalan dilakukan pada 25 Agustus lalu. Namun, baru dikerjakan Sabtu kemarin pagi. Mariaji menjelaskan, mundurnya jadwal pengaspalan lantaran rekanan proyek yang akan menyubsidi aspal, mengalami kendala. ''Kalau saya sudah siap. Namun dari pihak Trijaya (rekanan penyubsidi aspal) ini, alatnya mengalami kerusakan,'' ungkap Mariadji.
Meski mengalami kemunduran, namun ia berjanji dalam dua hari ke depan, jembatan Bangsal sudah layak untuk dilalui. ''Waktu lebaran tiba, sudah lancar,'' pungkasnya. (ron/lal) (jawapos.co.id)





0 komentar:
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !