Mencari Pria, Malah Ditemukan Mayat Perempuan di Kali Mas

11/07/10
Mojokerto.web.id - Bermaksud mencari Askan, 49 warga Dusun Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri yang hilang saat menambang pasir di Kali Mas Dusun Kedung Sumur, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kamis (8/7) lalu, warga setempat justru menemukan mayat berbeda. Yakni, berjenis kelamin perempuan.

Sesosok mayat perempuan dan tak beridentitas ditemukan warga di Desa Wonorejo, Kecamatan Jetis, Sabtu (10/7) pagi. Saat ditemukan, kondisi mayat korban masih utuh dan diperkirakan meninggal sejam sebelum ditemukan.

Mayat korban dengan posisi telungkup itu kali pertama ditemukan Karyan, 45 warga setempat. Pria yang sehari-harinya bekerja serabutan tersebut melihat mayat tersangkut rerimbunan rumput di tepi sungai. ''Saya kira apa. Tapi, setelah saya lihat lama, kok mirip manusia,'' kata Karyan di lokasi kejadian.

Melihat ada yang janggal, ia menghubungi warga sekitar dan melaporkannya ke jajaran kepolisian terdekat. Setelah dievakuasi oleh Tim Rescue PMI Kabupaten Mojokerto, mayat tersebut dibawa ke RSUD dr. Soediro Husodo, Kota Mojokerto untuk divisum.

Saat diperiksa tim forensik rumah sakit tersebut, dugaan kuat korban meninggal dunia lantaran terserang penyakit epilepsi atau ayan. Pasalnya, dari mulut korban terus-menerus mengelurkan busa berwarna putih.

Kapolsek Jetis AKP Siswinto menguatkan dugaan itu. Pasalnya, saat diperiksa lebih lanjut, jasad korban tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan. ''Kami yakin itu bukan pembunuhan,'' katanya.

Siswinto berharap, jika ada warga yang kehilangan keluarganya, segera melapor ke Polsek terdekat dan melihat mayat korban yang hingga tadi malam disimpan di kamar jenazah RSUD Kota Mojokerto.

Ciri-ciri dari mayat perempan itu diantaranya bertinggi sekitar 150 cm, berambut sebahu dan sudah beruban, kulit kuning langsat, berbadan agak gemuk, dan diperkirakan berusia 65 tahun.

Saat ditemukan, korban memakai kaos warna kuning dengan tulisan Tekita dan menggunakan celana baby doll warna hijau. ''Ciri lainnya, tindik di telinga kanan korban juga tampak sobek,'' pungkasnya.

Seperti diketahui, Askan, 49, seorang penambang pasir asal Dusun/Desa medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto hilang di lokasi tambang pasir di Dusun Kedung Sumur, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kamis (8/9) siang.

Hilangnya korban ini terjadi sekitar pukul 10 pagi. Berawal saat korban masuk di sungai untuk mencari pasir secara manual. Ia menyelam di kedalaman air kemudian naik ke permukaan dengan membawa sekeranjang pasir.

Namun, hari itu adalah hari nahas bagi pria ini. Setelah ditunggu lama oleh dua temannya, Suto, 40 asal Dusun gedangan, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis dan Mahfud, asal Ciro, Desa Balong Bendo, Kecamatan Tarik, korban tak juga muncul ke permukaan.

Dua temannya yang khawatir dengan kondisi korban, kemudian mencoba menyelam di lokasi yang menjadi sasaran kali pertama korban masuk ke air. Namun, dua temannya tersebut hanya menemukan keranjang milik pria penambang pasir ini tertancap di tanah. (ron/lal)(jawapos.co.id)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman