Mojokerto.web.id - Kendati sudah diberikan kesempatan membuka pendaftaran gelombang II, namun tidak seluruh sekolah menengah negeri di Kabupaten Mojokerto mampu memenuhi pagu. Terbukti, hingga rampung pelaksanaan Masa Orientasi Sekolah (MOS) masih ada SMPN, SMAN maupun SMKN yang kekurangan siswa.
Sesuai jadwal, setelah PSB gelombang I ditutup, sekolah menengah negeri yang belum memenuhi pagu diperbolehkan membuka gelombang II. Waktunya, hingga tanggal 9 Juli 2010. Namun, dalam pelaksanaannya diberikan kesempatan lagi untuk terus membuka hingga tanggal 12 Juli. Yaitu, sekolah yang hingga batas terakhir gelombang II belum memenuhi pagu. Dan, itu pun hanya diperuntukkan siswa yang sudah mendaftar di sekolah negeri lain. ''Sampai sekarang masih ada sekolah yang belum memenuhi pagu,'' ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto, M. Talqin kemarin.
Sekolah tersebut, dikatakannya, adalah SMPN, SMAN dan SMKN. Untuk SMPN, hingga MOS berakhir dan masih kekurangan siswa antara lain, SMPN 3 Gondang kurang sebanyak 58 siswa, SMPN 2 Pacet kurang 37 siswa, SMPN 3 Pacet kurang 30 siswa, dan SMPN 2 Trawas masih kurang 27 siswa. ''Kekurangan siswa itu dibiarkan saja. Sebab, pendaftaran hanya diperolehkan selama PSB,'' ujarnya.
Sedangkan, untuk SMAN, kekurangan siswa terjadi di SMAN Dawarblandong. Pada PSB gelombang I, SMA yang berada di daerah perbatasan dengan Gresik tersebut kurang sebanyak 58 siswa. Sesuai ketentuan, sekolah tersebut pun membuka pendaftaran gelombang II. Namun, hasilnya tetap belum bisa memenuhi pagu. ''Pada pendaftaran gelombang II mendapat 16 siswa. Sehingga, masih kurang 42 siswa,'' katanya.
Kekurangan siswa di SMKN, dikatakan M Talqin, terjadi di SMKN Trowulan. Meskipun sudah membuka pendaftaran gelombang II, sekolah tersebut belum bisa memenuhi pagu yang ditentukan. Bahkan, di SMKN Trowulan tersebut kekurangannya sangat banyak. ''Untuk SMKN Trowulan semula kurang 142 siswa. Pada pendaftaran gelombang II hanya mendapat 34 siswa. Sehingga, masih kurang 108 siswa,'' katanya.
Sebagaimana diketahui, hingga PSB gelombang I ditutup, terdapat lima SMPN di Kabupaten Mojokerto belum bisa memenuhi pagu. Antara lain, SMPN 2 Gondang, SMPN 3 Gondang, SMPN 2 Pacet, SMPN 3 Pacet, dan SMPN 2 Trawas.
Untuk SMAN, terdapat tiga SMAN. Antara lain, SMAN Kutorejo, Dawarblandong dan Pacet. Sedangkan, SMKN yang sepi pendaftar saat itu adalah SMKN 1 Trowulan dan SMKN 1 Mojoanyar. ''Kalau SMKN 1 Mojoanyar sudah terpenuhi,'' kata Talqin. (abi/yr) (jawapos.co.id)





0 komentar:
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !