Awal Agustus, Jembatan Bangsal Lancar

14/07/10
Mojokerto.web.id - Awal Agustus, Bangsal Lancar. Proyek pembangunan jembatan yang dimulai sejak akhir Februari 2010 lalu, akhirnya tinggal menghitung waktu untuk bisa terlewati. Hingga kemarin, pembangunan jembatan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 6,2 miliar tersebut sudah memasuki tahap pembangunan opritan atau timbunan jalan mendekati jembatan.

Manajer proyek PT Rudy Jaya, Mariaji kepada Darmo menjelaskan, pembangunan opritan hanya membutuhkan waktu beberapa hari saja. ''Tak lama. Hanya beberapa hari saja kok,'' katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan opritan ini berfungsi agar kendaraan yang hendak naik dan turun dari jembatan itu lebih landai tak terdapat gundukan. ''Jembatan yang baik, pasti akan dibangun opritan. Agar naiknya kendaraan ke jembatan lebih langsam (landai),'' tuturnya.

Opritan di Jembatan Bangsal ini dibangun dengan ketebalan 40 sentimeter dari dasar jalan beraspal menuju badan jembatan.

Diterangkan Mariaji, pembangunan opritan yang dikerjakan kali ini juga sambil menunggu usia beton jembatan yang kini sudah memasuki hari ke-16. Idealnya, beton pada sebuah jembatan dan bisa dilewati harus menunggu waktu selama 28 hari atau sebulan. ''Jadi, hanya tinggal aksesorisnya saja yang belum selesai,'' imbuhnya.

Selain membangun opritan, dua hari ke depan, pihaknya juga bakal memulai pembangunan saluran air yang selama ini tak pernah di bangun dalam proyek jembatan sebelumnya. Digambarkannya, saluran air dalam jembatan ini akan dibangun di kedua sisinya dengan panjang 95 meter ke arah barat dan timur jembatan. ''Sebelumnya kami memang terkendala dengan pembebasan lahan. Tapi sekarang sudah selesai semua,'' kata pria berkumis tebal ini.

Meski pembangunan saluran air di kedua sisi jembatan tersebut diperkirakan akan memakan waktu, namun Mariaji tetap memprioritaskan aktivitas jalan. Oleh karena itu, meski belum usai pembangunan saluran, pihaknya tetap melakukan pengaspalan agar akses jalan kembali lancar. ''Tak masalah. Jika beton sudah cukup umur, maka kami akan mengaspal, dan kendaraan bisa lewat,'' tuturnya.

Untuk diketahui, Jembatan Bangsal akan dibangun lebih megah dari jembatan semula. Mulai dari panjang yang semula hanya 25 meter, kini ditambah menjadi 35 meter. Dari luas yang semula yang hanya 10 meter, kini diperlebar menjadi 12 meter.

Tak dapat dimungkiri, akibat pembangunan jembatan ini, akses di kawasan itu selalu mengalami kepadatan yang cukup memprihatinkan. Kepadatan jalan tersebut karena jembatan darurat yang digunakan tersebut memaksa pengendara roda empat harus bergantian.(ron/yr) (jawapos.co.id)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman