Anang-Syahrini Mesra, Penonton Pingsan

06/07/10
Mojokerto.web.id - Konser akbar dengan menghadirkan duet Anang-Syahrini dan grup band Five Minutes yang digelar di lapangan Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/7) malam mampu membius ribuan para penggemarnya. Namun sayang, meski mampu menghanyutkan perasaan para penonton, konser tersebut mengakibatkan belasan orang pingsan dan harus mendapat perawatan khusus. Pingsannya para penonton itu lantaran saling berdesakan dan merangsek untuk mendekati panggung.

Penonton pingsan, terpantau sejak band asal Bandung, Five Minutes mulai melantunkan lagu-lagu hits-nya. Para muda-mudi yang sebelumnya hanya berdiri jauh dari panggung, mulai merangsek ke depan untuk melihat lebih dekat grup band favoritnya itu.

Meski grup band yang digawangi Richie Setiawan (vokal), Ricky Tjahyadi (keyboard), Drie Warnanta (bass), Aria Yudistira (drum), dan Rulhilman (gitar) itu hanya menyanyikan lima lagu saja, namun sudah ada sekitar tiga orang yang harus dibopong ke unit kesehatan yang berada di sisi kiri panggung. Rata-rata mereka mengalami lemas karena sulit bernapas.

''Ada yang lemas berdesakan,'' kata Didik Sudarsono, salah satu anggota PMI Kabupaten Mojokerto yang turut memberikan pertolongan kepada korban.

Tepat pukul 21.50, perempuan cantik dengan suara yang lembut, Syahrini naik ke panggung berukuran lebih dari 25 meter itu. Dengan mendendangkan lagu dangdut yang bertajuk Tua-Tua Keladi yang diaransemen ulang ke musik rock tersebut, Syahrini mampu mengajak penonton berjingkrak-jingkrak tak karuan.

Hanya menyanyikan 3 lagu, Syahrini kemudian memanggil sang duda keren, Anang Hermansyah. Inilah asal mula ''tragedi pingsan'' itu kembali terulang. Sepasang penyanyi yang kasmaran itu memamerkan kemesraan di atas penggung. Ini membuat para penonton tertarik melihat lebih dekat.

Tak hanya ibu-ibu, para muda-mudi yang semula sudah berada di depan panggung, kembali harus saling berdesakan.

Satu persatu penonton mulai bergelimpangan dan harus ditangani oleh tim relawan Mojokerto. Tak hanya pingsan, aksi tawuran yang biasanya mewarnai konser di beberapa tempat, juga nampak terlihat di konser malam itu.

Tiga orang terpaksa diamankan di belakang panggung dan seorang petugas keamanan juga terlihat harus dieavakuasi karena mengalami luka di bagian tangannya.

Konser yang mendatangkan artis papan atas ini ternyata membuat sebagian penonton kecewa. Alasannya, mulai dari pintu masuk, para penonton harus mendapat pemeriksaan intensif dari panitia. Balik baju mereka digeledah dan masuk ke lokasi lapangan harus dengan posisi mengangkat tangan. ''Memang kita maling?'' kata Paino, asal Lingkungan Wates, Kecamatan Magersari.

Tak hanya penonton, sejumlah wartawan yang hendak mengambil gambar insiden pingsannya para penonton tersebut, juga dihalang-halangi oleh panitia yang berpakaian safari.

Panitia yang melihat wartawan mengambil gambar saat pengobatan di pos PMI itu, kemudian diusir. Namun karena tak mampu menghadang, akhirnya panitia berinisiatif untuk memindahkan para korban ke belakang panggung.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen GM Interprise penyelenggara konser, Rusman Arif belum bisa dikonfirmasi terkait beberapa insiden tersebut. (ron/yr) (jawapos)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman