PNS Kota Mojokerto Ngebor ...

17/06/10
Mojokerto.web.id - PNS Kota Mojokerto Ngebor. Dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-92 Kota Mojokerto di Pendapa Graha Praja Wijaya Kota Mojokerto, kemarin, sebanyak 28 peserta mewakili satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) di lingkup Pemkot Mojokerto saling beradu kemampun bergoyang yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Tidak hanya lihai dalam mengikuti irama musik elektone yang dimainkan, masing-masing peserta saling menunjukkan kemampuan menghipnotis penonton dan dewan juri dengan gerakan kaki, tangan dan pinggul. Meski usia mereka tak muda lagi, namun penampilan panggung yang disuguhkan tak kalah dengan artis dangdut pada umumnya.

Penampilan joget yang disuguhkan pun tak sekadar menghibur, peserta mampu mengocok perut penonton dan udangan yang memadati pendapa pemkot. Dengan kemampuan ala kadarnya, tidak jarang goyangan para peserta membuat seluruh penonton tertawa.

Selain lucu, unik dan menghebohkan, diantara peserta tak jarang berjoget ngebor ala Inul Daratista dan gaya gergaji ala Dewi Persik. ''Lomba ini untuk meningkatkan persatuan dan kebersamaan antaranggota Dharma Wanita se-Kota Mojokerto," ungkap Ketua Dharma Wanita Ny Ninis Triaswati Suyitno saat membuka acara.

Aturan dalam lomba joget yang disampaikan panitia, setiap delegasi perwakilan kantor, dinas, badan dan kecamatan tidak diperbolehkan menggunakan sistem bond atau pinjam dari pihak lain. Namun, murni dari unsur PNS yang bertugas di masing-masing lembaga. Maka tidak heran, kemampuan mereka yang terbatas tak urung membuat siapapun yang menyaksikan lomba joget dibuat tersenyum dan tertawa konyol.

''Melihat kemampuan ibu-ibu PNS, rupanya mereka tidak hanya ahli di bidang masing-masing. Tapi kemampuan berjoget di hadapan publik tak kalah dengan para artis,'' terang Ny Ninis yang mengikuti prosesi acara hingga tuntas.

Keseriusan peserta agar mendapatkan nilai terbaik dari dewan juri juga ditunjukkan. Walau tidak jarang saat di atas panggung banyak yang merasa kurang pede atau bahkan terlampau pede, namun kostum untuk melengkapi nilai terlihat saling bersaing. Diantaranya, menggunakan pakain unik berupa tali rafia, bulu ayam ala suku dayak di kepala, pakaian tradisional hingga menggunakan topeng bulu ala penghibur malam.

Ny Ninis mengungkapkan, lomba joget itu diambil untuk beberapa kategori lomba. Yakni kemampuan berjoget, menghibur, kostum yang dikenakan, keunikan dan kehebohan dalam berjoget.

Khusus untuk juara kategori unik dan heboh, tidak termasuk dalam penilaian dewan juri. Namun ditentukan sendiri oleh panitia penyelenggara. Sedangkan penilai tiga dewan juri para pemenang lomba juara I diraih DWP Dinas PU, juara II DWP Dishubkominfo, juara III DWP DPPKA.

Sedangkan Juara Harapan I DWP BPM, Juara Harapan II DWP Bapelkes, Juara Harapan III DWP Kecamatan Prajuritkulon. Hadiah kepada para pemenang diserahkan secara resmi oleh Ketua Dharma Wanita, Ny Ninis. ''Harapan kami kebersamaan antar DPW untuk terus terjalin untuk mendukung program-program pemkot," tambah Ny Ninis. (ris/yr) (jawapos.co.id)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman