Pandan : Mobil Box Rem Blong, Tabrak 4 Truk 6 Motor

13/06/10
Mojokerto.web.id - Kecelakaan maut melibatkan empat truk dan enam sepeda motor terjadi di Jl Raya Pacet, Desa Pandan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 11.00 kemarin. Seorang siswi kelas XI SMAN Pacet, diketahui tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, 12 orang lainnya mengalami luka-luka.

Menurut informasi Darmo di lokasi kejadian, kecelakaan ini bermula saat mobil boks nopol S 8237 B bermuatan air mineral yang dikemudikan Suwardi, 40 asal Cempoko Limo, Kecamatan Pacet ini mengalami rem blong sejak turun dari kawasan Dusun Wonosari, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet atau sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

Sesaat setelah rem blong, sebuah sepeda motor merek Fujiko nopol L 4178 GG yang dikendarai Hariyono, 36 warga Jakarta Utara disambar dari arah belakang. Akibatnya, ia dan motornya terpental ke pematang sawah milik warga setempat atau sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

Usai menghajar korbannya, truk yang dikemudikan Suwardi ini terus melaju dengan kecepatan tinggi dan tak terkendali. Meski begitu, ia tetap berusaha untuk mengendalikan kemudinya.

Namun, niat baiknya itu tak mambuahkan hasil yang memuaskan. Jalan yang menurun tajam dari arah Pacet, tak mampu memperlambat laju mobilnya. ''Kecepatannya, kira-kira 80 kilometeran,'' kata Salim, salah satu warga di lokasi kejadian.

Saat tiba di depan Jl Raya Pandan, atau dua kilometer setelah menabrak korban, Suwardi mulai yakin jika ia tak lagi mampu mengendalikan kemudinya. Karena, selain jalan terlihat ramai, truk yang dikemudikannya juga belum mampu dikendalikan.

Ia dan keneknya yang bernama Bani asal Desa Mungkus, Kecamatan Pacet ini langsung meloncat dari kemudinya. Tak ayal, truk bermuatan air mineral galon dan botol itu langsung menabrak truk bermuatan pasir nopol S 9629 P yang dikemudikan Puji Santoso, 31 asal Kembang Belor, Pacet. Truk ini juga melaju dari arah Pacet dan hendak turun ke kawasan Mojosari.

Nahas bagi truk bermuatan pasir ini. Usai ditabrak dari arah belakang, moncong truknya langsung oleng ke arah kiri dan menabrak rumah milik Abdul Kamit serta sebuah musala.

Usai menabrak truk pasir ini, truk yang tanpa pengemudi tersebut kemudian oleng ke arah kanan dan menabrak sebuah truk bermuatan pupuk dari arah berlawanan. Truk ini dikemudikan Musdianto, 29 warga Wonoploso, Kecamatan Gondang.

Adu moncong antara kedua truk tersebut, membuat truk pupuk bernopol S 8591 P itu langsung terguling. Nahasnya, tepat berada di samping truk ini sedang melintas lima kendaraan sepeda motor.

Salah satunya adalah Aristika R, 16. Siswa kelas XI IPA-3 SMAN Pacet ini mengalami luka yang sangat parah di bagian kepalanya.

Siswa asal Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging yang mengendarai Supra X S 4491 N ini langsung meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, empat pengendara lain langsung dilarikan ke rumah sakit Sumber Glagah, Kecamatan Pacet lantaran mengalami luka cukup serius. Korban rata-rata mengalami luka patah tulang di bagian kakinya saja. ''Usai terguling, truk ini ditabrak lagi oleh tronton dari arah belakangnya,'' terang salah satu warga.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Lamudji saat dikonfirmasi mengatakan korban yang meninggal dunia satu orang, luka parah sebanyak 4 orang, dan yang mengalami luka ringan sebanyak 8 orang. ''Sopir truk air mineral itu hanya luka ringan saja,'' tuturnya.

Saat ini, pihaknya sudah menetapkan Suwandi menjadi tersangka. Lantaran kecerobohannya, telah menyebabkan kecelakaan tersebut.

Evakuasi terhadap empat truk dan enam sepeda motor ini membutuhkan waktu hingga empat jam. Dua mobil derek dikerahkan oleh Satlantas Polres Mojokerto untuk mengangkut semua kendaraan yang terlibat.

Selain mengevakuasi mobil yang terlibat, seluruh jalanan di lokasi kejadian juga penuh dengan air mineral galon dan botol yang berserakan. Akibat kecelakaan ini, jalur menuju Pacet ditutup total oleh jajaran kepolisian. Semua kendaraan yang hendak menuju ke Pacet, dialihkan dan masuk ke Kecamatan Gondang. (ron/yr)

Para Korban Laka di Jl Raya Pandan

Meninggal: Aristika R, 16, pelajar SMA asal Tunggal Pager, Kecamatan Pungging (radar)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman