Belum Ada Bukti dan Pelapor, Panwas Sulit Lacak Money Politic

07/06/10
Mojokerto.web.id - Ketua Panwas (Panitia Pengawas) pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyu Adi mengaku kesulitan mengusut beberapa kasus politik uang dalam Pilbub. Selain karena susahnya mencari bukti juga karena tidak ada pelapor. "Tak ada pelapor yang mendatangi kami, dan bersedia menjadi saksi beberapa kasus itu,” kata dia, Senin (7/6) seperti yang mojokerto.web.id kutip dari tempointeraktif.

Diakuinya, desas-desus isu politik uang merebak di kalangan masyarakat. Isu mulai muncul pada saat hari tenang-tiga hari sebelum pencoblosan yang dilakukan hari ini, Senin (7/6). Kata dia, Panwas di tingkat kecamatan banyak mendapat informasi dari warga ihwal jual beli suara dari para calon.

Sayangnya, bukti praktik politik uang tak ada. Baik bukti rekaman suara, gambar, foto, maupun keterangan saksi. Bahkan, saat panwas melakukan investigasi ke lapangan, para penerima uang lebih memilih diam daripada melapor atau menjadi saksi.

Seperti dituturkan seorang warga di Kecamatan Jatirejo yang tak mau disebutkan namanya, sehari sebelum pencoblosan, muncul seseorang yang mengaku dari tim sukses para calon. Melalui tokoh masyarakat setempat dia kemudian membagikan uang dengan besar antara Rp 15 hingga Rp 20 ribu. ”Tokoh masyarakat itu meminta agar warga mencoblos salah satu pasangan,” kata dia. Kondisi serupa juga dialami warga Kecamatan Sooko. (tempointeraktif/cak)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



4 komentar:

Anonim mengatakan...

Gimana Mau Ngomong Wong di kasih Duit, Panwas Pura-pura nggak tau sih....

Anonim mengatakan...

Ketua Panwas (Panitia Pengawas) pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyu Adi mengaku kesulitan mengusut beberapa kasus politik uang dalam Pilbub. Selain karena susahnya mencari bukti juga karena tidak ada pelapor.

@Bambang Wahyu Adi : jangan nunggu bola, langsung pakai sistem jemput bola, kalau hanya cari bukti gak sulit pak bambang, anda turun ke masyarakat paling bawah disana banyak bukti. jangan berkata kesulitan sebelum bekerja pak, yang sedikit profesional walaupun jauh dari profesional

Anonim mengatakan...

gimana dapat bukti sebelum bekerja sudah mengatakan kesulitan, jangan nunggu pelapor pak, atau mungkin ini hanya pura-pura nggak tau ......

Goas Mojosari mengatakan...

Panwas hanya sebagai pelengkap persyaratan Pemilu aja.
Mungkin...panwas juga dapat bagian.
Apa bedanya money politik sama gantinya kerja.
Beberapa wakil rakyat (yg menjadi Tim Sukses) terang2an bagi2 uang tanpa amplop lagi.
Mohon maaf...kecewa berat dg pemilukada, wakil rakyat, dan kinerja KPU.
Semoga pasangan terpilih mampu membawa perubahan positif Mojokerto kedepan...amin.

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman