Achmad Rusyad Manfaluti Pimpin PKB Kota Mojokerto

14/06/10
Mojokerto.web.id - Achmad Rusyad Manfaluti Pimpin PKB Kota Mojokerto. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Mojokerto kini mempunyai pemimpin baru selama lima tahun ke depan. Musyawarah Cabang (Muscab) ke-3 yang berlangsung di Royal Hotel Trawas kemarin, akhirnya memilih Achmad Rusyad Manfaluti sebagai Ketua Tanfidz.

Sekretaris FKB Kota itu mendulang sebanyak 15 suara meninggalkan saingan terdekatnya Ferry Samsul Huda. Ferry yang juga Ketua DPAC Prajurit Kulon hanya mampu meraih 6 suara. Dengan demikian, Muscab yang dipimpin Wakil Ketua DPW PKB Jatim, M. Mas'ud Adnan dan Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim Noval Abdi, Falut dinyatakan resmi menggantikan Ketua Tanfidz sebelum Assaduddin.

Sedangkan Abdullah Fanani, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat mendadak mengurungkan pencalonannya. Pada detik-detik menjelang pemilihan Ketua Tanfidz, dia menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

Alasan Ketua FKB yang pernah menjabat Ketua Tanfidz tersebut, agar proses kaderisasi di tubuh partai berlambang bola dunia itu berjalan optimal. ''Semuanya untuk kepentingan partai," ujar Fanani.

Mas'ud Adnan menilai, sikap yang diambil Fanani merupakan sikap politik yang mengejutkan banyak pihak. ''Artinya dia memberi kesempatan kepada kader lainnya yang lebih enerjik," kata Mas'ud.

Ajang Muscab yang sedianya berlangsung dua hari namun tuntas lebih yang dijadwalkan tersebut, juga memilih HM Qodri secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Syura.

Ditemui seusai Muscab, Falut menyatakan, atas jabatan baru tersebut pihaknya bakal membangun PKB Kota Mojokerto lebih baik. Sehingga kedepan partai tersebut dapat meraih suara signifikan pada Pemilu 2014. ''Ini bukan kemenangan pribadi, tapi kemenangan seluruh kader PKB," terangnya.

Diantara langkah perbaikan mesin politik yang dia pimpin, sedianya partai bakal melakukan konsolidasi internal. ''Konsolidasi diadakan tentunya setelah formatur yang dibentuk menyelesaikan tugasnya," imbuhnya

Disamping konsolidasi, semasa kepengurusan dia, dalam waktu dekat segera digelar musyawarah kerja cabang (Muskercab). Hal itu dilakukan guna mengetahui program dan job description dalam kepengurusan. ''Agar PKB Kota Mojokerto di ajang Pileg dan Pilpres mendatang kian berkibar," tukasnya.

Ketua DPW PKB Jawa Timur, Imam Nahrawi saat memberi wejangan politik kepada kader partai pada Muscab mengatakan, Muscab merupakan ajang konsolidasi dan evaluasi partai. Dia meminta agar hasil Muscab ditindaklanjuti sebagai upaya mengembangkan PKB.

''Tidak ada kalah dan menang di arena Muscab ini. Karena Muscab sesungguhnya arena pendewasaan demokrasi. Makanya, pasca Muscab, semua kader harus merapatkan barisan melakukan kerja-kerja politik untuk membesarkan PKB," pesan Nahrawi.

Sementara itu, untuk membentuk pengurus, dibentuk tim formatur. Tim yang terdiri dari 7 orang itu bakal menggodok kepengurusan DPC PKB Kota Mojokerto periode 2010-2015. Termasuk menentukan sekretaris dan bendahara. Mereka adalah Falud, HM Qodri, dua utusan PAC Prajurit Kulon, dua utusan PAC Magersari dan satu unsur perempuan. (ris/yr)(jawapos.co.id)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman