Mojokerto.web.id - Sebanyak 138 siswa SMA di Kabupaten Mojokerto dipastikan tidak lulus. Hal itu menyusul nilai ujian nasional (unas) mereka diketahui jeblok. Namun, para siswa tersebut masih diberikan kesempatan untuk mengikuti Unas ulang pada bulan Mei 2010 nanti.
Kendati belum diketahui asal sekolah siswa yang tidak lulus, namun dipastikan dari SMA negeri dan swasta. ''Untuk rekap kelulusan tahap I, dari jumlah peserta SMA sebanyak 3.670 siswa yang lulus sebanyak 3.532 siswa atau 96,24 persen,'' ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto, M Talqin setelah menerima daftar kolektif nilai ujian nasional (dakolnun).
Sehingga, siswa SMA yang tidak lulus unas sebanyak 138 siswa atau 3,76 persen. Namun, dikatakannya, para siswa itu tetap mempunyai kesempatan bisa lulus. Sesuai ketentuan, mereka harus mengikuti unas ulang. ''Mapel (mata pelajaran) ulang adalah yang nilainya di bawah 5,50. Dan, unas ulang dilaksanakan tanggal 10 sampai 14 Mei nanti,'' katanya.
Dibandingkan SMA, hasil Unas siswa SMK diketahui lebih bagus. Dari dakolnun yang diterima Dispendik, siswa SMK di Kabupaten Mojokerto yang tidak lulus hanya 52 siswa. Tak berbeda dengan siswa SMA, mereka yang tidak lulus tersebut harus mengikuti unas ulang. ''Jumlah peserta Unas SMK sebanyak 4.196 siswa yang lulus sebanyak 4.144 atau 98,76 persen,'' katanya.
Sedangkan untuk Kota Mojokerto sebanyak 18 Siswa tidak lulus. ''Mereka yang tidak lulus berasal dari SMK dan SMA," ungkap Kepala Dinas P dan K, Suharto, kemarin. Menurutnya, dari penilaian Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) siswa yang tidak lulus masing-masing berasal dari SMA sebanyak 15 siswa dar total peserta 1.867. Atau setara dengan angka tidak lulus mencapai 0,86 persen. Sedangkan dari SMK 3 siswa dari jumlah peserta 1.711, setara dengan angka tidak lulus hanya 0,18 persen. ''Sedangkan untuk MA semua diinyatakan lulus," kata Suharto.
Meski demikian, jika dibandingkan Unas tahu sebelumnya, kelulusan tahun ini mengalami peningkatan. Atau sebaliknya, jumlah siswa yang tidak lulus justru menurun. Diungkapkan Suharto, Unas periode 2008/2009 bagi peserta SMA yang mencapai 1.706 siswa yang tidak lulus sebanyak 90 siswa. Setara angka tidak lulus sebesar 5,21 persen dari total peserta. Sedangkan untuk SMK, dari 1.506 siswa mereka yang tidak lulus mencapai 11 siswa atau setara dengan 1,19 persen. ''Kalau tahun lalu untuk MAN sebanyak 88 peserta yang tidak lulus 3 siswa setara dengan 3,4 persen," imbuhnya. (jawapos/cak)





2 komentar:
anunya mana??
Unas ulang maksudnya ujian paket C??
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !