Mohon Perhatian Menteri Kesehatan. Kami mengeluhkan pelayanan oleh PUSKESMAS di MANDURO Ngoro, Kabupaten Mojokerto - JAWA TIMUR.
Salam,
saya perwakilan masyarakat di daerah Wates Negoro-Kecamatan Ngoro-Kab. Mojokerto, saya mengeluhkan pelayanan oleh PUSKESMAS di MANDURO Jl. Rya Ngoro KM 14 Ngoro, Kode Pos 61385 Telp. 0321 6819197, tepatnya Dsn Wates Negoro, kecamatan Ngoro - kabupaten Mojokerto - JAWA TIMUR tentang pelayanan Puskemas di daerah ini, yaitu :
1. para perawat yang bekerja di PUSKESMAS ini sering memberikan pelayanan kurang sopan sekali terutama pada masyarakat kurang mampu, bahkan sangat buruk pelayanannya. itu pun terjadi berkali - kali kepada banyak masyarakat, misal mereka tidak menanggapi serius masyarakat yang kelihatan kurang mampu untuk berobat kepuskesmas, kadang mereka suruh kembali pulang dengan alasan dokter tidak ada atau sudah pulang, namun tidak pernah mendapat teguran sama sekali baik dari tokoh setempat maupun dinas kesehatan wilayah.
2. memberikan tarif lebih yang sangat tidak sesuai bagi para masyarakat sekitar, bahkan memang dibuat curang oleh para perawat di puskemas tsb agar mereka mendapat untung pribadi, kasihan untuk masyarakat tidak mampu dengan tarif 35ribu da kondisi pasien cuma sakit panas dengan diberikan obat generik dan satu kali injeksi.
3. para perawat sering membawa banyak pulang Obat generik untuk diperjualbelikan di masyarat\kat tempat tinggal mereka dengan membuka balai pengobatan tanpa izin yang resmi.
4. Puskesmas sewajarnya biasanya dokter meninggalkan tempat pada jm 14.30, itu pada jam 12 dokternya sudah tidak ada ditempat dan biasanya datangnya jm 9.30 dan jm 10. sangat merugikan masyarakat, apalagi bagi mereka yang sangat kurang mampu dan betul - betul membutuhkan pertolongan.
mohon teguran Keras dari pihak dinas kesehatan agar puskesmas di daerah tsb ( Desa Wates Negoro-Kecamatan Ngoro-Kabupaten Mojokerto ) memperbaiki pelayanan mereka, karena banyak masyarakat yang sangat merasa dirugikan, bahkan mereka yang tidak mampu pun jika membayar sebanyak itu mereka harus meninggalkan SIM atau KTP untuk menebus kekurangan pembayaran di PUSKESMAS itu.
sekali lagi mohon teguran Bapak dan Ibu dari dinas Kesehatan agar masyarakat tidak mampu mempunyai pelayanan sewajarnya karena intinya PUSKESMAS adalah sarana untuk melayani masyarakat terutama untuk kondisi masyarakat ekonomi bawah.
atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih,
Jabat Erat,
Nur Laila,
( Perwakilan Masyarakat & ibu PKK Desa Wates Negoro )





6 komentar:
Saya warga Trowulan tidak sependapat dengan anda, justru saudara saya mendapat pelayanan yang sangat memuaskan saat operasi katarak pada mata kiri di Puskesmas Manduro dengan lensa tanam cuma bayar Rp, 450.000,-. Kalau ke Rumah Sakit biayanya bisa diatas 2 juta. Sedangkan tetangga saya yang pakai kartu Jamkesmas malah Gratis bahkan dapat obat pula. Pada Waktu saya keliling2 sambil menunggu giliran saudara saya untuk dioperasi, saya lihat ada tarip retribusi yang ditempel pada tempat2 pelayanan. Artinya puskesmas Manduro sudah transparan terhadap taripnya. Jadi jangan sirik lah. Untuk Puskesmas Manduro atas nama saudara saya, saya ucapkan banyak terima kasih karena saudara saya bisa melihat lagi dengan terang. Wass. Andika.
anehnya tidak ada yang bernama NUR LAILA di Desa Wates Negoro
Kalau kita termasuk orang bijak dan mengedepankan kemaslahatan mungkin kita akan ingat bahwa sebaik baik orang pasti ada kekurangannya dan sejelek-Jelek orang pasti ada baiknya. kalau kita mau cari kesalahan orang lain tidaklah sulit, tapi untuk kasus puskesmas manduro ini sepertinya panas setahun hanya tdk tamapak karna hujan sehari mengingat sanagat banyak manfaat yg kami terima khususnya masalah kesehatan, contoh nyata ada kecelakaan, bencana banjir mereka selalu siap di masyarakat dan ada lagi yang sakit lama sekali batuk yg tdk sembuh2 berbulan2 smapai sembuh dan dapat bekerja lagi tanpa biaya sesenpun,ini hanya sekelumit yg kami rasakan, mengingat semua ini sangat tidak mungkin kalau perawat di sana berlaku tdk sopan bahkan sampai menyuruh pulang orang yg dtg berobat, untuk tarif saya kira sdh ada rincian jelas dan ditempel di dinding, untuk dokter di puskesmas manduro lebih dari satu shg kalau tdk ada satu yg lain pasti ada.U/ ibu Nurlaila memang dalam melayani kita tdk akan sepuas melayani diri sendiri untuk itu dalam menyikapi hendaknya kita introspeksi diri jangan samapai terjebak dlm menyakiti pihak lain apalagi terjebak dalam fitnah. U/ puskesmas manduro semoga lebih baik dalam prestasi...
" Para Perawat " apakah semua perawat di Puskesmas Manduro sering membawa pulang obat Generik dan diperjual belikan?????
Apakah benar-benar obat Generik yang diperjual belikan?????
Mohon untuk tidak memberikan pengaduan yang belum tentu kebenarannya
Obat generik kan banyak disediakan diapotik, tidak hanya dipuskesmas, dan rumah sakit.
kalau bijaksana konfirmasi aja langsung benar apa salah
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !