Dinas Gencet Sekolah

15/03/10
Jebloknya nilai tryout yang digelar beberapa waktu lalu memantik Dinas P dan K Kota Mojokerto bersikap keras. Salah satunya dengan menggencet (menekan) sekolah untuk melaksanakan pemusatan latihan (training camp/TC) soal-soal mata pelajaran. Khususnya yang menyangkut ujian nasional (Unas).

Langkah itu untuk mendongkrak agar hasil jeblok tidak terulang kembali pada Unas yang menyisakan 8 hari lagi. Dikatakan Kasi Kurikulum SMP/SMA/SMK, Dinas P dan K Kota Mojokerto, Agus Astono, hasil tryout tingkat SMA/MA yang dilaksanakan beberapa waktu lalu memang belum memuaskan banyak pihak.

Termasuk sekolah dan kalangan wali murid. Yakni mencapai hampir 50 persen angka siswa yang tidak lulus. Sehingga, sekolah diminta untuk aktif mengulang naskah soal tryout dan latihan ulangan di internal sekolah masing-masing. ''Untuk mendongkrak pengetahuan siswa dalam unas mendatang, kita sudah minta agar masing-masing sekolah mengevaluasi kembali hasil tryout,'' ujarnya kemarin.

Memang, sebelumnya hasil tryout yang digelar secara serentak di Kota Mojokerto beberapa waktu jeblok. Bahkan, dari ribuan peserta yang terdiri atas SMAN dan SMA swasta, siswa yang tidak lulus jumlahnya mencapai 47, 99 persen dari total 1.866 peserta.

Sebagian besar peserta yang tidak lulus adalah dari program IPA dan IPS. Untuk IPS dari 962 siswa yang tidak lulus mencapai 680 setara 70,69 persen. Sedangkan angka kelulusan 29,31 persen atau setara 282 siswa. Serta untuk program IPA dengan enam mata pelajaran, total 748 siswa peserta yang tidak lulus menembus 33,82 persen atau setara dengan 253 siswa. Sementara, mereka yang mampu mengerjakan dengan baik sebanyak 66,18 persen atau 495 siswa.

Agus mengungkapkan, selain terus mengulang-ulang materi tryout, Dinas P dan K juga meminta agar sekolah senantiasa melakukan pemantapan mata pelajaran kepada siswa XII sebagai peserta Unas. Utamanya, untuk pelajaran di masing-masing program jurusan.

''Pemantapan pelajaran itu dimaksud supaya siswa lebih memahami pelajaran yang akan diujikan nanti. Terutama untuk IPA dan IPS," tukasnya. Meski begitu pelaksanaan Unas yang menyisakan waktu 8 hari kedepan, Dinas P dan K me-wanti-wanti sekolah tidak terlalu membebani siswa. Baik dalam bentuk peningkatan pengetahuan materi atau pungutan lain yang dapat membebani psikologis.

''Artinya buat latihan-latihan soal yang siswa tidak terlalu terbebani. Sebaliknya, mereka lebih aktif mendalami soal. Baik di rumah maupun sekolah," tukasnya.

Sedangkan sesuai tahapan yang ada kata Agus, soal-soal Unas bakal diambil oleh Dinas P dan K pada 18 maret mendatang. Dengan bantuan petugas Polresta dan pengawas, soal tersebut lantas disimpan di Kantor Mapolresta Mojokerto. Agar mendapat penjagaan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ''Pengambilan soal nanti juga melibatkan langsung perguruan tinggi (PT) dari Unesa Surabaya," tegasnya.

Kepala Sekolah SMAN II Kota Mojokerto, Arifin Subekhi mengungkapkan, untuk menunjuang hasil Unas saat ini pihaknya memberikan pemantapan materi dan latihan soal dari berbagai sumber dan pembahasan. Termasuk soal-soal tryout. ''Disamping itu kami juga menggelar doa bersama. Baik secara klasikal maupun kepada seluruh siswa kelas XII," tukasnya. (ris/yr)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



1 komentar:

Anonim mengatakan...

Bisa minta tolong hasil try out untuk smp terutama smp TNH untuk di upload atau dikirim ke email johnstephanus@ymail.com karena hingga saat ini belum di umumkan.

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman