Awas, Kota Mojokerto Diserang Flu Burung

03/03/10
Kota Mojokerto kembali diserang virus H5N1 atau flu burung, Puluhan Unggas Ditemukan Positif. Meski belum suspect dan menular ke manusia, tapi setidaknya sudah 3 kelurahan ditemukan adanya kasus puluhan unggas yang mati secara mendadak. Bahkan Dinas Pertanian Kota Mojokerto menyatakan saat ini kota dengan dua kecamatan itu dalam status waspada dini.

Tiga kelurahan yang terdeteksi mengalami kasus flu burung dengan menyerang unggas dan ayam jenis buras adalah di Kelurahan Pulorejo, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon dan Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

Kasi Peternakan Dinas Pertanian Kota Mojokerto, Sunarto mengatakan, saat ini jumlah unggas yang positif alami flu burung setidaknya sudah mencapai 46 ayam. Ayam jenis buras milik warga itu dinyatakan positif saat petugas melakukan penelitian dengan menggunakan alat rapid test. ''Dari hasil penelitian kita, unggas-unggas yang dilaporkan mati mendadak memang positif mengalami virus H5NI,'' ujarnya kemarin.

Puluhan ayam yang mati mendadak itu diantaranya berada di Lingkungan Panggreman Kelurahan Kranggan sebanyak 6 ekor, Lingkungan Pulo Kulon, Kelurahan Pulorejo 11 ekor dan Lingkungan Balongrawe, Kelurahan Kedundung 29 ekor. ''Kami juga menemukan 3 ekor mati mendadak di pasar ayam Kelurahan Mentikan yang mengalami hal serupa," terangnya.

Sunarto menjelaskan, disamping hasil rapid test dengan cara mengambil sampel lendir melalui hidung unggas, Dinas Pertanian juga menemukan ciri-ciri unggas yang positif alami flu burung. Semisal beberapa bagian tubuh ayam mengalami bengkak dengan warna ke biru-biruan. Masing-masing dibagian kepala, dada ayam dan kaki (jalu) ayam.

''Sebenarnya dengan cirri-ciri itu belum cukup kalau kita menyimpulkan positif H5NI, tapi hasil rapid test menujukkan positif," jelasnya. ''Itu yang membuat kami yakin kalau unggas milik warga saat ini mengalami flu burung," imbuhnya.

Dia lantas menjelaskan, temuan virus H5N1 yang menyerang unggas sebenarnya sudah terjadi pada minggu lalu. Secara berurutan, setelah ayam jenis buras milik warga Kelurahan Pulorejo ditemukan mati mendadak lantas merembet di dua kelurahan yang lain. ''Tapi memang yang terbanyak ada di Lingkungan Balongrawe Kelurahan Kedundung jumlahnya yang terdeteksi mencapai 29 ekor," tambahnya.

Disinggung mengenai penyebab terjadinya flu burung yang menyerang unggas milik warga, Dinas Pertanian sendiri tidak bisa memprediksi. Namun, seiring musim penghujan disertai genangan air dan lingkungan yang jauh dari kebersihan, maka virus H5N1 yang dapat menular ke manusia dapat dengan mudah terjadi.

''Faktornya memang banyak, bisa dari cara pemeliharaan yang kurang baik, musim penghujan atau genangan air yang ada di pekarangan milik warga,'' bebernya. Akan tetapi untuk menghindari penularan di dalam dan luar kota, Dinas Pertanian sudah melakukan langkah antisipasi.

Yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada setiap kelurahan. ''Sasaran kita tentu di kandang-kandang unggas dan burung milik warga. Hal itu untuk menghapus penyebaran virus ke wilayah yang lain," tambahnya.

Disinggung sejauh mana perkembangan virus H5N1 yang terjadi di Kota Mojokerto, Sunarto mengaku untuk sementara masih terdeteksi menyerang pada hewan jenis unggas saja. ''Belum sampai menular ke manusia. Tapi dengan kondisi demikian status kota saat ini masuk dalam kewaspadaan dini," tegasnya.

Terpisah, Lurah Pulorejo Dodik Heriyana Murtopo tidak menepis jika pada minggu yang lalu pihaknya mendapat laporan dari warga akan temuan ayam buras yang mati secara mendadak. ''Ayam-ayam yang mati itu milik tiga warga di Lingkungan Pulo Kulon,'' paparnya.

Kendati demikian, untuk mengantisipasi penyebaran penularan pihaknya lantas melaporkan temuan tersebut kepada Dinas Pertanian. ''Dan kemarin (Senin, Red ) sudah ada penyemprotan disinfektan di kandang-kandang unggas milik warga," tandasnya. (ris/yr)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



1 komentar:

mas mengatakan...

Bagus atas informasinya,buat terus artikelnya,selamat dan salam, kunjungi juga webhttp://4lifetransferfactorjakarta.com/, kita agar ada informasi tambahandi ;

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman