Ormas Desak Musda Golkar Segera Digelar

06/02/10
Ormas Desak Musda Golkar Segera Digelar - Belum adanya kepastian pelaksanaan Musda Partai Golkar (PG) Kabupaten Mojokerto memastik reaksi organisasi masyarakat (ormas) di bawah naungannya. Mereka yang sudah mendengar pelaksanaannya diambil alih DPD PG Jatim, mendesak segera dilaksanakan.

Merujuk pada surat DPP PG No: B/65/Golkar/I/2010, pelaksanaan musda sudah terlambat. Semestinya, sudah harus dilaksanakan dalam bulan Januari 2010. Mereka khwatir, kalau tidak segera diselesaikan, berdampak pada perjalanan partai. Apalagi, masa jabatan Ketua DPD Kabupaten Mojokerto sekarang, sudah berakhir sejak Oktober 2009. ''Surat DPP itu disampaikan ke DPD PG Jatim. Sedangkan, DPD Jatim sudah menindaklanjuti ke DPD Kabupaten Mojokerto. Sekarang, sudah diserahkan DPD PG Jatim,'' ungkap Sukarnadi, Ketua AMPI.

Untuk itu, pihaknya sudah melangkah ke DPD PG Jatim. Hal itu setelah mengetahui hingga bulan Februari 2010, musda belum juga digelar. Hasilnya, dikatakan Sukarnadi, pihak DPD Jatim sudah menugaskan tim lima. ''Tapi, sampai sekarang tim lima belum juga ke sini. Katanya saat itu, tim lima segera turun ke DPD kabupaten untuk audiensi,'' katanya.

Mneurutnya, pelaksanaan musda semakin mendesak mengingat hanya DPD PG Kabupaten Mojokerto di Jatim yang belum tuntas. ''DPD kota/kabupaten lainnya di Jatim sudah selesai. Ya, hanya DPD Kabupaten Mojokerto saja,'' katanya.

Selain AMPI, ormas yang mendirikan dan didirikan yang mendesak musda segera digelar adalah MKGR, SOKSI, dan Pengajian Al Hidayah. ''Untuk masa jabatan Ketua DPD PG Kabupaten Mojokerto sebenarnya sudah habis Oktober lalu,'' ungkap Achmad Basuki, Ketua MKGR.

Terlepas dari desakan tersebut, mereka sejak awal tidak sepakat dengan keputusan deadlock saat musda di Hotel Royal Trawas. Selain dalam waktu tidak ditentukan, keputusan juga diambil pimpinan sidang sendiri yang saat itu adalah Ketua DPC PG Golkar Kabupaten Mojokerto, Ani Mahnunah. ''Seharusnya skorsing itu ditentukan waktunya. Dan, itu ada tahapannya. Tidak dalam waktu yang tidak ditentukan,'' kata Sukarnadi.

Sementara itu, berusaha dimintai konfirmasi perihal tersebut, Ketua DPD PG Jatim, Martono masih ada acara.

Sedangkan, Ketua DPD PG Kabupaten Mojokerto, Ani Mahnunah, ponselnya tidak aktif. Hanya, beberapa hari sebelumnya sempat menyampaikan, pelaksanaan Musda PG Kabupaten Mojokerto sudah menjadi kewenangan DPD PG Jatim. ''Sudah jadi kewenangan DPD Provinsi,'' ungkapnya. (abi/nk) (jawapos.co.id)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman