Hujan deras yang mengguyur Kamis (25/2) malam juga mengakibatkan sebagian wilayah Kabupaten Mojokerto kebanjiran. Tercatat, sebanyak 12 desa di lima kecamatan terendam. Hingga kemarin, masih ada beberapa desa yang belum terbebas. Selain merendam jalan, air juga bertahan di rumah warga.
Salah satu yang masih terendam adalah Dusun Grogolgede, Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar. Kemarin sore, beberapa warganya terlihat masih sibuk menguras air di dalam rumahnya. ''Air mulai datang pukul 02.00 (Jumat dini hari). Ya, tidak bisa tidur,'' ungkap Slamet, warga setempat.
Banjir yang disebabkan luapan Kali Sadar tersebut, menurutnya, bukan kali pertamanya musim penghujan tahun ini. Melainkan, sudah kali ketiganya. ''Namun, yang paling besar banjir ini. Dua kali sebelumnya, tidak seperti ini,'' katanya.
Kalau banjirnya besar, menurutnya, baru bisa surut dua hari lagi. Itu pun kalau tidak turun hujan. Pasalnya, surutnya air yang merendam Gebangmalang menunggu Kali Sadar. ''Kalau hujan lagi, ya bisa sampai tiga hari,'' ujarnya.
Rumah terendam juga dialami warga Dusun Tambakrejo Gayaman, Kecamatan Mojoanyar. Hingga Jumat (26/2) dini hari, sebagian besar warga masih terjaga. Mereka yang tidak nyaman tidur memilih berdiri atau bergerombol di depan rumah. Jalan dan rumah mereka terendam. Di jalan, air merendam setinggi perut. Sedangkan di dalam rumah setinggi lutut orang dewasa. ''Hujan mulai turun pukul 18.00. Sedangkan, banjirnya mulai datang sekitar pukul 08.00,'' ungkap Subianto, warga setempat.
Banjir yang menghantam warga Gayaman itu juga bukan kali pertama. Melainkan, sudah kali ketiga selama musim penghujan tahun ini. ''Ini sudah ketiga kalinya. Dan, ini paling besar pada musim penghujan tahun ini. Kalau setiap tahun, di sini mesti banjir,'' katanya.
Selain di Kecamatan Mojoanyar, banjir juga menghantam empat kecamatan lain di Kabupaten Mojokerto. Antara lain, Kecamatan Sooko, Puri, Bangsal dan Trowulan. ''Dari lima kecamatan itu, banjir terjadi di 12 desa,'' ungkap Kepala Bakesbangpol Linmas Kabupaten Mojokerto, Musta'in.
Di Kecamatan Mojoanyar, banjir terjadi di Desa Jabon, Gayaman, Sadar Tengah, dan Gebang Malang. Sedangkan, di Kecamatan Sooko, selain Desa Sooko, juga terjadi di Japan, dan Sambiroto. ''Di Bangsal, terjadi di Desa Sumber Tebu, di Kecamatan Puri terjadi di Desa Banjar Agung dan Kenanten. Kalau di di Kecamatan Trowulan terjadi di Desa Balongwono dan Bicak,'' katanya.
Kecamatan maupun desa tersebut, menurutnya, yang dilaporkan. Namun, pihaknya tak menampik kemungkinan adanya luberan-luberan air sungai yang kecil di kecamatan maupun desa lain. Memang, dikatakannya, penyebab banjir kali ini lebih disebabkan luberan air sungai. ''Tidak ada tanggul sungai yang jebol,'' ujarnya. (abi/yr) (jawapos.co.id)





0 komentar:
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !