Mojokerto.web.id - Usai Kunker, Uang Anggota DPRD 20 Juta Amblas - Nasib sial menimpa anggota DPRD Kabupaten Mojokerto. Usai kunjungan kerja (kunker), mobil mereka dibobol pencuri dan uang sekitar Rp 20 juta amblas.
Peristiwa itu sebenarnya terjadi Jumat (8/1), menimpa rombongan Komisi C sepulang kunker di kantor Dinas Permukiman, Kebersihan, dan Pertamanan (PKP) setempat. Dalam perjalanan, mereka mampir makan siang di Rumah Makan Denbei, Jl Raya Kembang Ringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto bersama Kepala Dinas PKP Zainal Arifin.
Tapi, baru sekitar lima menit, mobil Grand Livina S 818 R milik Supardi, yang diparkir di pinggir jalan ini, kaca tengah sebelah kiri dipecah oleh seseorang. Kemudian, orang itu mengambil tas berwarna hitam yang ditinggal di jok tengah, lalu melarikan diri dengan menggunakan motor.
“Kami baru sidak melihat penerangan jalan umum (PJU),” ujar Heri Ermawan, anggota Komisi C. Menurut Heri, di mobil milik Supardi ini, terdapat lima anggota dewan. Selain dia dan Supardi, juga ikut Syaiful Amin, Saichu, dan Jumuatin
Pencuri menggondol tas milik Syaiful Amin. “Ada uang sekitar Rp 20 juta, buku tabungan, STNK Avanza, dan kunci mobil saya di dalam tas tersebut,” ujar Syaiful Amin, politisi asal PKNU. Mengapa ada uang sebanyak itu di dalam kunker? Menurut Syaiful Amin, uang sekitar Rp 20 juta yang raib itu merupakan uang dari pabrik gula hasil penjualan tebu miliknya.
Mendengar ada kaca mobil yang dipecah, warga yang berada di sekitar lokasi berteriak. Para anggota dewan pun keluar dari rumah makan. Begitu diperiksa ternyata kaca mobil dipecah, dan tas warna hitam dengan motif kuning milik Syaiful telah lenyap. Hari itu juga, mereka melaporkan ke Mapolsek Pungging.
Sepengetahuan Syaiful, ada dua lelaki yang diduga membawa kabur uangnya tersebut, menggendarai motor Honda GL kabur ke arah timur.nbet (surya/cak)





0 komentar:
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !