Kemlagi, Ditemukan Mayat tanpa Kepala

28/01/10
Kemlagi, Ditemukan Mayat tanpa Kepala - Warga Dusun Kemlagi Timur Desa/Kecamatan Kemlagi heboh, kemarin siang. Seorang warga yang hendak buang air besar di Kali Kedung mendadak menemukan mayat terdampar. Lebih heboh lagi setelah diketahui, mayat berjenis kelamin perempuan itu tanpa kepala dan tangan kiri. Dengan kondisi tersebut, sempat muncul dugaan korban mutilasi.

Keberadaan mayat kali pertama diketahui Riyanto, 39, warga setempat. Sekitar pukul 13.30, pria yang sehari-harinya berjualan nasi goreng itu hendak buang air besar ke Kali Kedung.

Sampai di sungai yang tak jauh dari rumahnya, mendadak dia dikejutkan dengan bongkahan. Awalnya, dia mengira bungkusan binatang mati. Maklum, akibat hujan yang mengguyur Selasa (26/1) sore mengakibatkan air sungai sangat deras. ''Saat saya berpegangan pohon keres, saya melihat seperti bungkusan,'' katanya.

Karena penasaran, dia pun mendekati bungkusan dimaksud. Belum sampai memegang, dia dikejutkan dengan yang ada di hadapannya. Dua matanya melihat pantat dan dua kaki manusia. Tak berpikir panjang, dia mengajak saudaranya melaporkan sesuatu yang dilihatnya ke Mapolsek Kemlagi. ''Saat itu juga, polisi datang ke sini bersama petugas puskesmas,'' katanya.

Mayat yang diperkirakan tingginya 150 centimeter itu pun dievakuasi. Dibantu warga setempat, mayat tanpa kepala dan tangan kiri itu diangkat ke tanggul. ''Dua kaki dan tangan kanan masih ada. Kalau kepala dan tangan kiri tidak ada,'' katanya.

Di tanggul, mayat dibungkus menggunakan terpal plastik. Sembari menunggu tim identifikasi dari Polres Mojokerto, mayat dikerumuni warga dan petugas. Tak lama setelah tim identifikasi datang, mayat langsung dibawa ke RSUD RA Basuni Gedeg menggunakan ambulans Puskesmas Kemlagi.

Kepolsek Kemlagi, AKP Subagi yang dimintai konfirmasi mengatakan, kalau kemungkinan korban mutilasi sangat kecil atau bahkan tidak ada. Soal hilangnya kepala dan tangan kiri, diduga kuat dimakan hewan atau tersangkut benda-benda keras di sungai. Selain itu, ada dugaan mayat tersebut sudah lama. ''Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Sungai ini kan dari hutan,'' katanya ditemui di lokasi.

Hingga mayat dibawa ke RSUD, bagian kepala maupun tangan kiri mayat tersebut belum ditemukan. ''Belum bisa dikatakan mutilasi. Ini juga masih menunggu hasil identifikasi,'' katanya. (abi/yr)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman