Warga Protes Pelebaran Jalan di Magersari

03/11/09
MojokertoWeb - Proyek fisik dalam bentuk pelebaran jalan di Kota Mojokerto yang didanai APBD kembali mengundang reaksi masyarakat. Warga di Lingkungan Kendom, Magersari Gang I Kelurahan/Kecamatan Magersari memprotes keberadaan proyek pelebaran jalan lingkungan senilai Rp 94 juta.

Mereka menilai pelebaran jalan yang dikerjakan oleh CV Gunung Jatim Mas tersebut justru mengkhawatirkan. Khususnya bagi penguna jalan yang melintas. Supaya mendapat perhatian warga juga mengadukan hal itu kepada Komisi II (Pembangunan) DPRD Kota Mojokerto. Seketika itu komisi yang diketuai Salahuddin asal FPAN meluncur dan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.

Yoni Budiman, Ketua RT 01/01 mengungkapkan, proyek yang dikerjakan sejak 16 Juni dan berakhir pada 13 Oktober lalu diketahui masih banyak menyisakan persoalan. Diantaranya, pelebaran jalan yang semula 3 meter menjadi 4 meter kini dalam kondisi mulus dan beraspal, namun kualitasnya dinilai minim.

Banyak cor jalan akses masuk rumah warga yang belum diratakan, beberapa tiang telepon tidak dipindahkan serta posisi jembatan terlihat menjorok di tengah jalan. Akibatnya, warga atau pengendara yang melintas di lingkungan tersebut rawan jatuh dan menabrak jembatan.

''Semestinya kan tidak seperti itu. Banyak cor akses jalan menuju rumah warga belum rata. Bahkan, kalau jalan sudah lebar semestinya jembatan juga ada perubahan. Tapi ini tidak,'' katanya. Dari panjang proyek yang diperkirakan mencapai 300 meter meliputi RT 01/01 dan RT 02/02, memang sudah banyak cor akses jalan warga yang sudah diratakan. Namun, kata Yoni, hal itu bukan campur tangan pekerja proyek melainkan atas inisiatif dan usaha warga sendiri.

Menanggapi itu, sebelumnya warga sudah pernah menyampaikan pada CV Gunung Mas agar jalan tidak merata, posisi bangunan jembatan serta tiang telepon untuk segera dipindahkan atau diratakan. Serta meminta beberapa sak semen untuk melakukan perbaikan. Akan tetapi, usaha yang dilakukan warga tidak membuahkan hasil. Dengan alasan, terang Yoni, CV Gunung Mas merugi dan tidak ada anggaran.

''Yang kami sesalkan juga, sebelumnya kita tidak pernah diajak musyarawah terkait adanya proyek ini. Baik RT atau pihak kelurahan. Tiba-tiba proyek ini dilaksanakan tanpa ada gambar dan papan proyek," tegasnya.

Sementara itu, dalam sidak yang diikuti oleh semua anggota Komisi II, warga tanpa sengaja berhadapan dengan dua staf Dinas PU Cipta Karya Pemkot yang berencana mendampingi anggota dewan. Namun, dua petugas masing-masing Imam Sugeng, staf Cipta Bina Karya dan Yudi Sukarmanto mewakili Sugiono selaku PPKA Cipta Karya diberondong pertanyaan oleh warga.

Mereka menyampaikan semua keluhan yang selama ini belum mendapatkan respons. Baik dari sisi pembangunan jalan, akses manfaat maupun kendala yang masih dihadapi. ''Bagaimana proyek ini bisa dikatakan selesai, lha wong masih banyak cor, tiang telepon dan jembatan berada di tengah jalan. Makanya kami minta supaya ini diperhatikan dinas dan rekanan. Jangan sampai proyek yang tidak bisa dimanfaatkan. Tapi malah sebaliknya,'' kata Tutuk yang dibenarkan oleh warga lainnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Komisi II, Sonny Basoeki Rahardjo. Dia beberapa kali menanyakan perencanaan proyek. Menyusul, dari hasil pantauan lapangan, pihaknya menilai perencanaan cukup lemah. Bahkan terkesan amburadul. Sehingga, hasil yang didapat bukan asas kemanfaatan, tetapi keresahan warga.

''Kami ingin dinas terkait dan rekanan supaya melakukan perbaikan. Sebab perencanaan disini cukup lemah. Jika tidak, kenapa cor, jembatan dan tiang listrik itu malah berdiri di tengah jalan," desaknya.

Mendapat berbagai pertanyaan, dua petugas Dinas PU Cipta Karya tersebut tidak mampu berbuat banyak. Bahkan mereka mengaku datang ke lokasi karena mewakili bidang PPKA dan Bidang Cipta Karya. ''Atas informasi ini akan kami sampaikan pada dinas. Paling tidak nanti ada evaluasi tentang pelaksanaan proyek. Karena, kita datang kesini (Lingkungan Magersari gang I, Red) mewakili,'' terang Yudi Sukarmanto. (ris/yr)

dikutip dari : (jawapos.co.id 03/11/09)
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman