Mojokerto.web.id - DPRD Kabupaten Mojokerto memastikan bakal belanja 8 unit mobil dinas (mobdin). Selain untuk pimpinan, mobil baru tersebut juga diperuntukkan komisi. Untuk keperluan tersebut diperkirakan menyedot anggaran sekitar Rp 2,4 miliar dari P-APBD 2009.
Delapan Mobil dinas (mobdin) tersebut antara lain jenis Nissan X-Trail sebanyak tiga unit dan lima unit untuk Toyota Avanza untuk komisi, sekretaris dewan (sekwan) dan Badan Legislatif (banleg). Sedangkan tiga unit X-Trail bakal dipakai pimpinan dewan. Yaitu, ketua dan dua wakil ketua dewan.
Mobil ketua dewan Toyota Altis yang biasa dipakai, akan ditarik ke eksekutif. ''Yang Pak Budi (wakil ketua dewan) tetap menggunakan mobil yang lama (Toyota Altis),'' kata Sekwan Kabupaten Mojokerto, Nurhayati Maulydiah ketika ditemui di kantornya kemarin.
Mobil komisi sendiri, sejauh ini masih tersedia satu unit Toyota Avanza. Sebelumnya, mobil tersebut dipakai Komisi III. Sehingga, dari lima unit yang bakal dibeli, tiga diantaranya diperuntukkan komisi. ''Yang satunya lagi untuk banleg,'' katanya.
Keberadaan banleg di DPRD Kabupaten Mojokerto memang baru. Selama ini, lembaga tersebut belum pernah membentuk salah satu alat kelengkapan dewan tersebut. Sedangkan, Sekwan yang sebelumnya memakai mobdin jenis Toyota Kijang, sejak di-dem sudah tidak memegang mobdin. Sebagai pengganti sementara, kerap memakai mobil jatah Badan Kehormatan (BK).
Namun, Nurhayati mengaku belum mengetahui secara detail besarnya anggaran untuk keperluan belanja mobdin tersebut. ''Kalau untuk anggarannya, saya tidak tahu. Itu di perlengkapan (Bagian Perlengkapan Setdakab Mojokerto),'' ujarnya.
Termasuk yang melaksanakan pengadaannya, dikatakan Nurhayati, juga Bagian Perlengkapan. ''Kami tidak ikut melaksanakan,'' katanya.
Sementara itu, informasi yang dihimpun Darmo menyebutkan, untuk keperluan belanja delapan mobdin baru itu sudah dianggaran dalam P-APBD 2009 sebesar Rp 2,4 miliar. Bahkan, untuk proses lelang pengadaannya sudah diumumkan secara terbuka. Saat ini, sudah memasuki aanwijzing. Namun, hal ini sangat mengejutkan menyusul sebelumnya, pihak setwan beberapa kali menyebutkan bakal mengusulkan pada RAPBD 2010. ''Sudah, itu sudah diumumkan di media. Sekarang sedang aanwijzing,'' ungkap sumber di kantor dewan.
Secara terpisah, Kabag Perlengkapan Setdakab Mojokerto, Yoko Priyono yang dimintai konfirmasi perihal tersebut membenarkan adanya pengadaan mobdin tersebut. ''Sudah mulai dilelang. Tapi, saya tidak hapal prosesnya sampai mana. Yang hapal langsung panitia lelang,'' katanya.
Sayangnya, Yoko juga tidak hapal besaran anggaran yang diperuntukkan pengadaan mobdin wakil rakyat tersebut. Dia hanya membenarkan, kalau anggaran itu masuk di Bagian Perlengkapan Setdakab Mojokerto.
Sebagaimana diketahui, selain mobdin sekwan yang didem, dua mobil komisi sebelumnya juga didem. Antara lain, mobdin untuk Komisi II dan IV. Sedangkan, untuk pimpinan setelah ada penambahan jumlah wakil ketua. Dari sebelumnya hanya dua orang menjadi tiga orang. (abi/yr) (Jawapos.co.id 17/11/09)





1 komentar:
Wakil rakyatnya bingung pilih mobil mewah, rakyatnya bingung besok bisa makan gak yah? ~x(
Coba duit segitu dipake buat beli mobil bekas, sisanya buat sembako untuk rakyat, pasti banyak rakyat kecil yang bilang "alangkah mulianya wakil rakyat kita".
Tapi apadaya, udah tradisi pejabat naik mobil mewah dan gak mau tau nasib rakyatnya.
Itulah realitas negeri ini, mungkin tak hanya di Mojokerto saja, di kota - kota lain pun gak akan jauh beda. :-t
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !