Mojokerto.web.id - Suwandi Membantah Menyuruh Guru Telanjang. Di kantor Dinas Pendidikan, semua kepala sekolah seluruh Kabupaten Mojokerto dikumpulkan, dari mulai Kepala sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Mereka dikumpulkan untuk diberikan penjelasan bahwa Bupati Mojokerto, Suwandi tidak pernah memintah kepala sekolah melakukan ritual telanjang melalui telpon. Pesan ini disampaikan melalui Asisten I Bidang Pemerintah Kabupaten Mojokerto Akhmad jazuli. "permintaan itu tidak benar", demikian pernyataan Akhmad jazuli yang kami kutip dari tempointeraktif.com (25/11/09).
Hal ini terkait dengan merebaknya isu atau telp gelap yang memerintahkan melalui telepon kepada kepala sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto, agar kepala sekolah menggelar ritual telanjang (bigil) dengan mengelilingi pasar. Dimana Si penelepon mengatakan dirinya adalah Asisten I Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dan menjanjikan pengangkatan jabatan kepada guru yang berkenan melakukan ritual telanjang.
Lebih lanjut melalui sumber yang sama, Jazuli mebenarkan sampai minggu kemarin, ada sekitar empat guru yang melakukan ritual gila tersebut. Tiga guru melakukan ritual pada hari Sabtu pekan kemarin (21/11), dan satu orang pada hari Minggu (22/11). Agar telepon gelap itu tidak menyebar, pemerintah Mojokerto sudah menyebar edaran ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Kecamatan agar perintah melalui telepon semacam itu tidak usah dihiraukan.
Sebelumnya, melalui sumber yang lain jawapos (25/11/09), Isu perintah guru telanjang keliling pasar ini terkait dengan Pasca-keluarnya rekomendasi DPP PDIP untuk cabup-cawabup yang bakal diusung pada Pilbup 2010. Berdalih tasyakuran keluarnya rekom, seseorang yang mengatasnamakan pejabat pemkab menyebar telepon kepada sejumlah orang agar melakukan ritual aneh untuk tolak bala Bupati Mojokerto Suwandi. cak
foto:kompas





0 komentar:
Poskan Komentar
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !