Penerimaan CPNS Kab. Mojokerto Tunggu Menpan

08/10/09
Penerimaan CPNS Kabupaten Mojokerto Tunggu Menpan. Pada tahun 2009 ini, Pemkab Mojokerto memastikan bakal melakukan rekrutmen CPNS. Selain mengantisipasi banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun, juga mengisi kekurangan. Termasuk, menghabiskan tenaga honorer yang belum diangkat.

Namun, pemerintah setempat sebatas merencanakan. Pasalnya, kepastian lebih lanjut tergantung dari pusat, yaitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). Menguatkan rencananya itu, pemkab mengaku sudah mengusulkan kebutuhan rekrutmen. ''Sejauh ini, hasil dari Menpan tersebut belum keluar. Sehingga, kami juga belum mengetahui kepastiannya,'' ungkap Kabid Mutasi Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko W. ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin.


Sebelum menerima hasil dari Menpan tersebut, pihaknya tidak berani mengobral harapan. Sebab, apapun usulan yang diajukan pemerintah daerah, keputusannya di tangan pemerintah pusat. Selain tenaga honorer yang tersisa, usulannya tersebut mencakup tenaga kesehatan, guru dan teknik. ''Soal berapa nanti yang diplot, kami masih menunggu hasil dari sana,'' ujarnya.

Pihaknya sendiri belum mendapat kepastian keluarnya hasil usulannya dari Menpan. Hanya, dia berharap bisa dalam bulan ini. ''Ya, mudah-mudahan dalam bulan ini. Sudah banyak yang menanyakan,'' katanya.

Kalau pun bulan ini keluar, pihaknya menyatakan sudah melakukan persiapan. Termasuk setting lokasi penerimaan dan seluruh perangkatnya. ''Nanti sewaktu-waktu keluar dari Menpan, kami bisa langsung menindaklanjuti,'' katanya.

Kendati kepastian kuota rekrutmen CPNS masih menunggu hasil dari Menpan, namun diperkirakan ratusan. Setidaknya, bisa dilihat dari jumlah pegawai pensiun yang mencapai ratusan. Pada Mei 2009 lalu, jumlah pegawai yang pensiun mencapai 160 orang. Belum lagi kebutuhan tenaga kesehatan yang bisa mencapai puluhan. ''Rekrutmen ini kan untuk persiapan tahun 2010,'' katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Noer Windijantoro mengatakan, untuk tenaga kesehatan memang masih membutuhkan. Selain perawat, bidan, juga tenaga dokter. Untuk itu, pada rekrutmen 2009 ini, pihaknya melalui instansi terkait sudah berusaha mengusulkan kuota.

''Namun, keputusannya dari pusat berapa, kami kan belum mengetahui. Kalau soal kurang, ya tenaga kesehatan memang masih kurang,'' katanya. (abi/yr)

(radar Mojokerto/jawapos.co.id)


Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman