Istri Wabup Kandidat Terkuat Ketua DPRD

13/09/09
Kabupaten - Istri Wabup Kandidat Terkuat Ketua DPRD. Sejumlah anggota dewan Kabupaten Mojokerto yang menginginkan ketua DPRD ditentukan dengan jalan pemilihan, bakal mengelus kening. Hal itu setelah PDIP Kabupaten Mojokerto hanya mengusulkan Setia Puji Lestari, sebagai kandidat tunggal ketua dewan. Keputusan tersebut sekaligus memastikan istri Wabup Mojokerto, Wahyudi Iswanto tersebut tak terbendung.

Semua itu terungkap setelah Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Mojokerto, Nurhayati Maulydiah mengaku sudah menerima usulan dari seluruh parpol yang berhak duduk di kursi pimpinan. Menurutnya, PDIP sebagai parpol peraih kursi terbanyak di gedung dewan telah mengusulkan calon tunggalnya, Setia Puji Lestari. ''Usulan itu sudah disertai rekomendasi dari DPP,'' katanya.

Selain Setia Puji, nama-nama yang diusulkan mengisi kursi pimpinan adalah RM Boedhi. Dia diusulkan parpol yang menjadi kendaraannya pada pileg, Partai Demokrat. Dari perolehan suara, partainya berada di bawah PDIP. Sehingga, akan menempati wakil ketua pertama. ''Dua lainnya dari PKB, Pak Saiful Fuad dan dari Partai Golkar, Bu Ani Mahnunah,'' katanya.

Usulan yang masuk tersebut, dikatakan Nurhayati, bakal ditetapkan pada paripurna khusus di ruang paripurna dewan hari ini. Penetapan dimaksud, hanya terhadap usulannya. Sebab, semuanya akan disetorkan ke gubernur. ''Untuk penetapan definitifnya kan menjadi wewenang gubernur,'' katanya.

Sementara itu, ditanya seputar tarik ulur, dia menegaskan, sudah tidak ada masalah. Rancanangan tatib sudah rampung. Hari ini juga, rancanangan tatib tersebut bakal disepakati. Hasilnya, akan dikoreksikan ke pemprov. Soal penetapannya menjadi tatib, masih akan menunggu PP dari UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD. ''Alhamdulillah, sudah tidak ada masalah. Semuanya lancar, dan besok (hari ini) rancangan tatib akan disepakati,'' katanya.

Selain dua agenda tersebut, dikatakan Nurhayati, paripurna juga akan meresmikan hasil pembentukan fraksi. Seperti diprediksi semula, jumlah yang muncul sebanyak tujuh fraksi. Antara lain, lima fraksi murni dan dua lagi fraksi gabungan. Selain PDIP, Partai Demokrat, PKB, Partai Golkar, adalah PKS. Parpol yang pada periode 2004-2009 hanya satu anggota dewan itu, periode kali ini bisa membentuk fraksi murni. ''Yang fraksi gabungan adalah Fraksi Bintang Karya Pembangunan (FBKP) dan Fraksi Pembaharuan,'' katanya.

FBKP merupakan hasil gabungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan tiga kursi, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) dua kursi dan Partai Bulan Bintang (PBB) tiga kursi. Sedangkan, Fraksi Pembaharuan bakal dihuni Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) tiga kursi, Partai Gerindra dua kursi, Partai Hanura dua kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) tiga kursi dan Partai Patriot satu kursi. ''Besok (hari ini) fraksi-fraksi itu akan diresmikan,'' tegas Nurhayati.

Sebagaimana diketahui, terhadap penentuan ketua, sejumlah anggota tiba-tiba menghendaki tetap dilakukan pemilihan. Diantara alasan yang mengiringi, mereka (anggota dewan) tidak ingin mempunyai ketua yang tidak diketahui secara pasti kemampuannya.

Tarik ulur tersebut terungkap dalam pembahasan tata tertib (tatib) DPRD Kabupaten Mojokerto. Selama pembahasan yang dilakukan di hotel di Trawas tersebut, suara dewan terpecah. Sebagian menghendaki tetap dilakukan pemilihan, sebagian lagi langsung penetapan.

Mereka yang berpendapat tetap dilakukan pemilihan, tetap tidak menyimpang dari UU 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Dengan berpedoman pada aturan perundang-undangan baru itu, mereka meminta partai peraih kursi terbanyak mengusulkan lebih dari satu orang untuk duduk di kursi ketua. (abi/yr) (Radar Mojokerto : Istri Wabup Tak Terbendung )
Bookmark and Share

Tulisan Terkait Lainnya



0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Untuk Berita Mojokerto Di Atas. Terima Kasih !

 
 
 

Arsip

 
Copyright © Mojokerto.web.id Oleh Cak Rohman